Mataku menatap ufuk pada kebinaran yang hangat terpancar, sedikit meredup dengan warna yang mulai kekuningan tapi tak begitu dengan harapku. Berharap hari- hariku selalu menjumpaimu di barat sana dengan hangat yang selalu sama.

Kamu adalah senja yang memberikanku ketenangan , meski aku hanya memandang dari kejauhan. Kerelaanku menunggu dan menantikanmu setiap hari berujung pada kebulatan rasa rinduku yang tak menepi. Sesekali aku mendapati bintang yang menemani indah sekitarmu , terlalu cepat namun bagiku itu komposisi yang indah terlihat dari sini.

Pernahkah kau mengharapkanku berada disana? Iya berada didekat bias sinarmu, walaupun sebentar aku mohon berharaplah sama denganku. Senja…

Untukmu senja, jika nanti kau lelah benderang disana mohon berhentilah sejenak. Aku tak memaksakan apapun demi kebahagiaanku untuk melihatmu, namun untuk kebahagiaanmu sendiri. Bersabar untukmu, nanti adakalanya setiap orang menyadari bahwa kamu terlalu indah diujung langit sana.

Senja..Untuk terakhir kalinya aku berucap, bahwa nantinya aku akan benar-benar kembali ditempat ini hanya untuk memastikan kau tetap ada dan selalu menjadi hangat pada sore yang baru dalam waktu yang tak pernah menungguku..

Share.

About Author

Leave A Reply