Koniciwaaaa semua… Setelah hibernasi berbulan-bulan akhirnya bisa review lagi. Kali ini kembali pada film Jepang. Mungkin banyak yang udah tau tentang judul satu ini. Yup bener film One Week Friends (Isshukan Furenzu) ini sudah memiliki versi manganya terlebih dahulu, untuk versi liveaction nya baru rilis pada 18 April 2017, bisa dikatakan masih fresh from the oven banget.

Film bergenre drama ini di sutradarai oleh Shosuke Murakami dan untuk penulisnya adalah Matcha Hazuki serta dibintangi oleh artis-artis kenamaan Jepang seperti Kento Yamazaki sebagai Yuki Hase ,Haruna Kawaguchi sebagai Kaori Fujimiya. Lantas apasih keseruan di film yang satu ini? Yuk kita ulas tuntas dibawah ini.

Awal Perjumpaan

Film ini menceritakan tentang drama persahabatan SMA yang sangat sederhana dan diliputi oleh rasa sayang yang tulus dari sahabat. Kisah ini diawali saat Hase bertemu dengan Kaori di perpustakaan. Kemudian pertemuan mereka kembali terjadi tanpa sengaja di kereta yang sama saat mereka akan pulang pada tujuannya masing-masing.

One Week Friends(2017)

Berlanjut pada saat mereka memasuki tahun ajaran baru dan ditakdirkan untuk menjadi teman sekelas. Sosok Hase yang penasaran dengan Kaori karena terlihat Kaori tak pernah mau membaur dengan teman-teman yang lainnya membuat Hase berniat untuk menjadi teman Kaori.

One Week Friends (2017)

Usaha Hase untuk mendekati Kaori dilakukan berkali-kali dengan berusaha menemani Kaori saat makan siang diatap sekolah dan berkali-kali juga Kaori menolak ajakan Hase untuk berteman. Semakin sering Kaori menolak ajakannya membuat Hase lebih keras lagi mencari cara agar Kaori dapat menerimanya sebagai teman. Sampai akhirnya Hase mengetahui bahwa alasan Kaori menolaknya karena dia memiliki sebuah penyakit. Kaori mengidap penyakit Anterogade Amensia, Kaori akan hilang ingatan atas kejadian seminggu yang telah berlalu pada hari senin dan itu terus berulang pada hari senin yang baru. Hal ini tak lantas menyurutkan Hase menjadi teman Kaori, bahkan dia menemukan cara yang tepat agar Kaori takkan pernah melupakannya.

One Week Friends (2017)

Buku, Aku dan Kamu

Dengan segala tekad yang dimiliki oleh Hase akhirnya Kaori luluh dan menerima dengan tulus Hase sebagai temannya. Itu pertanda mereka akan sering bertukar buku harian berisi kegiatan Hase sehari-hari. Tujuannya agar Kaori akan bisa mengingat Hase saat membaca buku harian itu pada hari senin yang baru di minggu selanjutnya.

One Week Friends(2017)

Film ini sangat kental nuansa friendzonenya , jadi buat kalian yang sedang mengalami hal serupa film ini cocok banget deh buat menggambarkan bagaimana sih friendzone sebenarnya. Alur ceritanya sangat bisa diterima dengan akal sehat lah. Terlepas dari itu film ini sarat akan pesan-pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Apa pesannya? Nanti akan dijabarkan dibawah.

One Week Friends(2017)

Pertemanan Hase dan Kaori ini sangat berjalan dengan hangat , semakin hari dan seiring bergantinya minggu Hase menjadi dekat dengan Kaori. Sampai akhirnya kenangan-kenangan dari masa lalu Kaori mempengaruhi kedekatan mereka. Apa yang terjadi dengan persahabatan mereka?

Mengawasimu dari Kejauhan

Kedekatan Hase dan Kaori ini memang menimbulkan banyak kecemburuan yang ada. Sehingga ada yang berusaha menjauhkan mereka. Hase akhirnya menyerah dan lebih mengalah asal Kaori terlihat bahagia bersama seseorang dari masa lalunya. Akhir semester Hase dijalani dengan sangat berat dengan hanya menatap Kaori dari kejauhan walaupun masih sekelas saat itu dan Kaori juga takkan pernah mengingat Haze karena buku harian itu sudah tak pernah lagi diberikan pada Kaori. Saat kenaikan kelas 3 Hase dan Kaori berbeda kelas.

One Week Friends(2017)

Kebayang gak sih sama kalian, dilupain sama temen sendiri karena menghargai seseorang dari masa lalunya. Mau marah sama siapa~ ,akowaowako . Posisinya juga hanya sebatas teman gak lebih, walaupun sakit tapi harus bisa menerima kenyataan dan kalian gak bisa berbuat apa-apa selain menunggu keajaiban.

One Week Friends(2017)

Hingga akhirnya kelulusanpun tiba dan Hase memberanikan diri untuk menyapa Kaori terakhir kalinya sebelum mereka benar-benar tak pernah ditemukan. Pokoknya adegan ini tiba-tiba menjadi adegan yang memiliki banyak bawang merah disekitarnya (*red = melowww~) . Hobi Hase yang suka menggambar komik pun akhirnya menyelamatkan persahabatan dan ingatan Kaori.

Akhirnya selesai juga review kali ini. Untuk kalian yang masih terjebak friendzone tetaplah kalian melakukan yang terbaik dan jangan lupa dibumbui ketulusan ya ges siapa tau bisa menemukan akhir yang bahagia. Nah, untuk kalian yang belum nonton filmnya cuss nonton sekarang ini recomended banget gess. Kalian yang udah nonton punya pandangan lain kah untuk film ini?Yuk tinggalkan di kolom komentar dibawah ini. Sampai jumpa di next review ya gess ^^

Lakukan apapun dengan keikhlasan dan ketulusan yang kamu miliki, senantiasa semua itu akan membawamu pada suatu kebaikan yang hqq (*red = hakiki) -cd.kp-

Share.

About Author

2 Comments

Leave A Reply