Review Film Danur (2017)

2

Jeng jeng jeng, kembali lagi tugas gw disini yang tak lain dan tak bukan buat review film. Kali ini gw untuk pertama kalinya mau review film horor dari dalam negeri. Gw memilih film Danur fresh from the oven yang baru rilis pada hari Sabtu 31 Maret 2017 di seluruh bioskop Indonesia secara serempak. Kenapa Danur? Karena ini film based on true story  si teteh Risa Saraswati dan sempat dibukukan dengan judul yang sama sekitar tahun lalu. Gw sendiri sudah sempat buat baca novelnya juga dan sangat excited nunggu buat di film kan. Akhirnya harapan gw terjawab juga. Danur sendiri menurut KBBI memiliki arti da·nur/ n air yang keluar dari bangkai (mayat) yang sudah membusuk. Judulnya aja uda horor ya apalagi alur ceritanya. Pemeran dalam Film Danur ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina sebagai Risa saat dewasa, Asha Kenyeri sebagai Risa saat dewasa dan pemeran lainnya yang tak kalah kondang di tanah air ini, Kinaryoshi sebagai ibu dari Risa dan Riri , Ingrid Widjanarko, Sandrina Michelle, dan masih banyak lagi.

sumber dari Danur (2017)

 

Ditakdirkan menjadi Anak Indigo

Jadi teh Risa ini memiliki anugerah untuk melihat dimensi lain sejak kecil. Anugerah ini pun belum disadari penuh oleh ibunya. Hingga pada suatu hari di rumahnya sendiri Risa melihat sekumpulan anak kecil dengan baju classic dengan wajah terlihat seperti bule menemuinya. Dalam benaknya bertanya- tanya siapakah mereka? Hingga akhirnya Ia memberanikan diri untuk bertanya. Mereka pun memperkenalkan diri satu persatu, Jansen , Peter dan William.

sumber dari Danur (2017)

Pada awalnya Risa belum menyadari bahwa mereka adalah mahkluk tak kasat mata , hingga pada suatu hari Ibunya mendengar Risa seperti sedang mengobrol dengan oranglain, namun pada saat Ibunya melihat ke kamar tak dilihat satupun ada orang lain berada di kamar Risa. Namun Risa meyakinkan sang Ibu bahwa ia sedang benar- benar bermain dengan temannya. Semakin hari mereka semakin dekat , selalu bermain bersama, sampai Risa membuat janji dengan mereka. Kira- kira apa janjinya? Akankah Risa menepati janji tersebut kepada Jansen, Peter dan Wiliam?

Sahabat sejati selalu hadir saat Dibutuhkan

sumber dari Danur (2017)

Beranjak dewasa Risa yang sempat pindah rumah , akhirnya harus kembali ke rumah lamanya untuk menjaga sang nenek yang sedang sakit. Ibunya yang sangat sibuk dengan karirnya harus meninggalkan Risa dan adiknya Riri di rumah nenek untuk menjaga neneknya sambil menunggu pengasuhnya datang. Pada suatu sore Riri layaknya anak kecil seumurnya ingin sekali bermain sepeda, Risa pun tak lupa mengingatkan agar tak keluar dari halaman rumahnya. Riri yang keasikan bersepeda dan merasakan terik panas matahari pada sore itu yang begitu menyengat menemukan sebuah pohon besar untuk sekedar berteduh dan sembari bermain dengan boneka kesayangannya. Tanpa disengaja Riri menemukan sebuah sisir aneh dan tak lama berpikir ia mengambil untuk digunakan pada bonekanya. Sesampainya dirumah tak ada hal aneh yang terjadi saat itu. Pada saat malam menjelang terdengar suara ketukan pintu dari luar, segera Risa melihat siapa yang datang. Mba Asih, menunduk dan senyum misterius saat memperkenalkan namanya. Risa tak curiga sama sekali dengan mba Asih, dia hanya berpikir mba Asih pengasuh nenek dan Riri yang datang terlambat malam itu. Sampai suatu hari ada banyak kejanggalan yang terjadi di rumah itu, RIri menjerit minta tolong namun pada saat Risa mencari keseluruh ruangan tak didapati adiknya. Risa menangis sejadinya, apa yang sedang terjadi dengan adiknya?

sumber dari Danur(2017)

Sahabat sejati akan selalu datang saat kita membutuhkan. Jason , Peter dan Wiliam mereka datang saat Risa memainkan piano dengan lagu yang sering mereka nyanyikan dulu pada saat kecil. Mengharu biru suasana pada saat itu, karena Risa sangat merindukan sahabat- sahabat lain dimensinya setelah sekian tahun mereka tak berjumpa. Apa yang dilakukan Jason, Peter dan Wiliam untuk menolong Risa menemukan adiknya? Akankah Risa dapat menyelamatkan adiknya dari arwah penasaran Mba Asih?

sumber dari Danur (2017)

Buat kalian yang ragu untuk nonton, gw sih cuma mau kasih tau aja bahwa ini film worthit buat ditonton. Pemilihan peran yang sangat pas, sound film yang sangat bikin jantung loncat- loncat akan memacu adrenalin kalian pada saat nonton.

Well sekian review film dari gw, seperti biasanya semua film memiliki pesan tersendiri pada cerita yang disampaikan. Sahabat itu akan selalu ada buat kita saat kita membutuhkannya, tak peduli bagaimana rupa dan wujud mereka. Persahabatan dua dunia yang membuat film ini menjadi berubah haru saat mereka harus menemukan perbedaan dimensi untuk berpisah , namun mereka kembali hadir saat saling membutuhkan, tak peduli dengan perbedaan dimensi diantara mereka. Semoga bermanfaat ya untuk review kali ini dan sampai ketemu untuk review film selanjutnya. ^^9

Share.

About Author

2 Comments

Leave A Reply